Review Movie : Venom (2018)

undefined

 

Venom salah satu Villain berbahaya yang cukup populer di cerita super hero Spider-Man ini memiliki film solonya atau bisa di sebut spin-off, memiliki judul yang sama dengan namanya "Venom". Mengisahkan sebuah Symbiote berasal dari luar angkasa, film garapan Sony Pictures Entertainment ini sempat mendapatkan kabar simpang siur terkait rating-nya yang rendah.

Sinipsis :

Seorang jurnalis, Eddie Brock (Tom Hardy) ingin melakukan sebuah investasi kasus terhadap penemuan yang dipimpin oleh Dr. Carlton Drake (Riz Ahmed). Karena investigasinya, Eddie mengunjungi lab milik Dr. Calrlton Drake. Semuanya ditujukan untuk membuktikan bahwa Dr. Carlton Drake sedang melakukan tindakan jahat menggunakan Symbiote.

Pada awal film akan dimulai dari akting para aktor, pembentukan karakter sampai efek visual setidaknya layak mendapat tepuk tangan. Walau harus diakui, ada sejumlah kekurangan fatal. Durasi film ini merisil 112 menit, dalam sepanjang film berjalan tidak banyak adegan laga seperti film pahlawan super kebanyakan. Kurang lebih 70 persen berisikan adegan dialog yang menjelaskan apa, siapa dan bagaimana Venom ada. Film ini terlalu banyak fokus mengarahkan penonton untuk mengenal karakter venom ini.

VENOM: TV Spot - "Mask Cutdown" - YouTube 

 

Kisah Venom yang sebenarnya merupakan alien diungkapkan secara perlahan. Pengungkapan itu berawal dari investigasi jurnalis Eddie Brock (Tom Hardy) pada perusahaan yang dipimpin Carlton Drake (Riz Ahmed). Selama pengungkapan itulah banyak tersaji adegan dialog, seperti percakapan antara Eddie dengan narasumbernya yang tak sengaja bertemu di pasar swalayan. dan setelah itu banyak juga beberapa adegan dialog yang saya rasa tidak perlu dan sangat dipaksakan untuk menyambung cerita ada di setiap film. Penulis naskah Scott Rosenberg dan Jeff Pinker seperti kebingungan bagaimana membangun cerita halus tentang Eddie yang terpapar Venom. Sampai kemudian adegan dialog itu jadi membosankan karena mudah ditebak. Salah satunya seperti adegan Eddie datang ke rumah sakit untuk mendapat perawatan setelah terpapar Venom.



Tapi film ini masih terselamatkan dengan disuguhkannya adegan yang cukup menarik, Seperti saat adegan kejar-kejaran dengan mobil dengan dibumbui aksi dari venom dan Eddie sampai adegan melumat manusia. Dari segi cerita, pada film ini masih banyak memiliki plot hole dan bisa dieksplorasi. Nampaknya hal itu sengaja dilakukan karena Sony Pictures akan membuat film Venom lanjutan. Mudah-mudahan penggemar disuguhkan dengan cerita dan aksi dari Venom yang sangat memuaskan di sequel kedua film ini.

 

Penggemar Marvel jangan kecewa dulu dengan beberapa penilaian jelek yang beredar, diharapkan menonton dahulu dan ikuti ceritannya, karna kemungkinan sequel kedua dari Venom mungkin akan rilis tidak lama lagi. Plot hole yang banyak di suguhkan di film pertamanya mungkin akan terpecahkan di film keduannya jadi nantikan saja.


إرسال تعليق

أحدث أقدم